THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Sabtu, Oktober 24, 2009

Senin, September 14, 2009

SAMPAH.....


Kamis, Juni 04, 2009

HARAP DI BACA

Logam
Dalam kimia, sebuah logam (bahasa Yunani: Metallon) adalah sebuah unsur kimia yang siap membentuk ion (kation) dan memiliki ikatan logam, dan kadangkala dikatakan bahwa ia mirip dengan kation di awan elektron. Metal adalah salah satu dari tiga kelompok unsur yang dibedakan oleh sifat ionisasi dan ikatan, bersama dengan metaloid dan nonlogam. Dalam tabel periodik, garis diagonal digambar dari boron (B) ke polonium (Po) membedakan logam dari nonlogam. Unsur dalam garis ini adalah metaloid, kadangkala disebut semi-logam; unsur di kiri bawah adalah logam; unsur ke kanan atas adalah nonlogam.
Nonlogam lebih banyak terdapat di alam daripada logam, tetapi logam banyak terdapat dalam tabel periodik. Beberapa logam terkenal adalah aluminium, tembaga, emas, besi, timah, perak, titanium, uranium, dan zink.
Alotrop logam cenderung mengkilap, lembek, dan konduktor yang baik, sementara nonlogam biasanya rapuh (untuk nonlogam padat), tidak mengkilap, dan insulator.
Dalam bidang astronomi, istilah logam seringkali dipakai untuk menyebut semua unsur yang lebih berat daripada helium.
Paduan logam
Paduan logam merupakan pencampuran dari dua jenis logam atau lebih untuk mendapatkan sifat fisik, mekanik, listrik dan visual yang lebih baik. Contoh paduan logam yang populer adalah baja tahan karat yang merupakan pencampuran dari baja (Fe) dengan Krom (Cr).
Logam mulia
Secara umum logam mulia berarti logam-logam termasuk paduannya yang biasa dijadikan perhiasan, antara lain emas, perak, perunggu dan platina. Logam-logam tersebut memiliki warna yang bagus, tahan karat, lunak dan terdapat dalam jumlah yang sedikit di alam. Emas dan perak memiliki sifat penghantar listrik yang sangat baik sehingga banyak dipakai untuk melapisi konektor-konektor pada perangkat elektronik.
Logam berat
Logam berat (heavy metal) adalah logam dengan massa jenis lima atau lebih, dengan nomor atom 22 sampai dengan 92. Logam berat dianggap berbahaya bagi kesehatan bila terakumulasi secara berlebihan di dalam tubuh. Beberapa di antaranya bersifat membangkitkan kanker (karsinogen). Demikian pula dengan bahan pangan dengan kandungan logam berat tinggi dianggap tidak layak konsumsi.
Kasus-kasus pencemaran lingkungan menyebabkan banyak bahan pangan mengandung logam berat berlebihan. Kasus yang populer adalah sindrom Minamata, sebagai akibat akumulasi raksa (Hg) dalam tubuh ikan konsumsi.
Di Indonesia, pernah dilaporkan bahwa ikan-ikan di Teluk Jakarta juga memiliki kandungan raksa yang tinggi. Udang dari tambak Sidoarjo pernah ditolak importir dari Jepang karena dinilai memiliki kandungan kadmium (Cd) dan timbal (Pb) yang melebihi ambang batas. Diduga logam-logam ini merupakan dampak buangan limbah industri di sekitarnya. Kakao dari Indonesia juga pernah ditolak pada lelang internasional karena dinilai memiliki kandungan Cd di atas ambang batas yang diizinkan. Cd diduga berasal dari pupuk TSP yang diberikan kepada tanaman di perkebunan.
Nonlogam
Nonlogam adalah kelompok unsur kimia yang bersifat elektronegatif, yaitu lebih mudah menarik elektron valensi dari atom lain dari pada melepaskannya. Yang termasuk dalam nonlogam adalah halogen, gas mulia, dan 7 unsur berikut: hidrogen (H), karbon (C), nitrogen (N), oksigen (O), fosfor (P), belerang (S), dan selenium (Se).
Sebagian besar nonlogam ditemukan pada bagian atas tabel periodik, kecuali hidrogen yang terletak pada bagian kiri atas bersama logam alkali. Tidak seperti logam yang merupakan konduktor listrik, nonlogam biasanya bersifat insulator atau semikonduktor. Nonlogam dapat membentuk ikatan ion dengan menarik elektron dari logam, atau ikatan kovalen dengan nonlogam lainnya. Oksida nonlogam bersifat asam.
Walaupun hanya terdiri dari 12 unsur, dibandingkan dengan lebih dari 80 lebih jenis logam, nonlogam merupakan penyusun sebagian besar isi bumi, terutama lapisan luarnya. Makhluk hidup tersusun hampir semuanya dari nonlogam. Banyak nonlogam yang berbentuk diatomik (hidrogen, nitrogen, oksigen, fluor, klor, brom, dan yodium), sedangkan sisanya adalah poliatomik.
Baja
Baja adalah logam aloy yang komponen utamanya adalah besi, dengan karbon sebagai material pengaloy utama. Karbon bekerja sebagai agen pengeras, mencegah atom besi, yang secara alami teratu dalam lattice, begereser melalui satu sama lain. Memvariasikan jumlah karbon dan penyebaran alloy dapat mengontrol kualitas baja. Baja dengan peningkatan jumlah karbon dapat memperkeras dan memperkuat besi, tetapi juga lebih rapuh. Definisi klasik, baja adalah besi-karbon aloy dengan kadar karbon sampai 5,1 persen; ironisnya, aloy dengan kadar karbon lebih tinggi dari ini dikenal dengan besi
Sekarang ini ada beberapa kelas baja di mana karbon diganti dengan material aloy lainnya, dan karbon, bila ada, tidak diinginkan. Definisi yang lebih baru, baja adalah aloy berdasar-besi yang dapat dibentuk seccara plastik.
Dan umumnya baja juga menjadi bahan pelapis rompi anti peluru, yang dimana baja menjadi bahan pelapis bahan inti rompi tersebut, yaitu bahan milik Kevlar.
Klasifikasi baja
• Berdasarkan komposisi
o Baja karbon
o Baja paduan rendah
o Baja tahan karat
• Berdasarkan proses pembuatan
o Tanur baja terbuka
o Dapur listrik
o Proses oksigen dasar
• Berdasarkan bentuk produk
o Pelat batangan
o Tabung
o Lembaran
o Pita
o Bentuk struktural
• Berdasarkan struktur mikro
o Feritik
o Perlitik
o Martensitik
• Berdasarkan kegunaan dalam konstruksi
o Baja Struktural
o Baja Non-Struktural

Jumat, Mei 29, 2009

MANTAP

height="300"
allowscriptaccess="always"
allowfullscreen="true"
flashvars="height=300&width=300&file=http://www.youtube.com/watch?v=7vtLJbXsOFY&backcolor=0x2554C7&frontcolor=0xFFFFFF&lightcolor=0xF88017&volume=90&searchbar=fa
lse&autostart=true" />


aaaaa

width="300"
height="350"
allowscriptaccess="always"
allowfullscreen="true"
flashvars="height=350&width=300&file=http://www.rocketflip.com/playlist.xml&config=http://www.rocketflip.com/random.swf&backcolor=0x2554C7&frontcolor=0xFFFFFF&lightcolor=0xF88017&volume=90&searchbar=false&autostart=true&showeq=true&repeat=always" />



Kamis, Mei 28, 2009

Cucian Basah vs. Kue Basah


Ini mengetangahkan tentang kisah terjadinya/terbentuknya kata "DEMEK" & "ANYEP"
Kisah ini terjadi pada tahun 45 Sebelum Masehi.

Selasa, Mei 26, 2009



NASKAH DRAMA ANAK MUDA..

Pada suatu malam seorang pemuda yang sedang berjalan menuju rumahnya,dan melihat dua lelaki yang sedang asik mabuk-mabukan di sebuah pos ronda.

Bang Iwan : Dan,hidup kita enak banget ye,gak ada satupun orang yang berani
ngatur kita.
Dany : Lu bener wan,gak ada yang berani macem-macem sama kita?

Lewatlah seorang pemuda bernama Sahri,dia berjalan dengan santainya tanpa permisi.

Bang Iwan : eh,sini lo!
Sahri : gue?
Bang Iwan : Iyalah..emang siapa lagi di situ!
Sahri : iya,ada apa bang?
Dany : eh lu kalau lewat permisi donk,jangan nyelonong aja!(Emosi)
Sahri : ngapain gue harus permisi segala sama kalian,ga penting!
Bang Iwan : lu jangan songong ye! berani lu sama gue!
Dany : lu jangan macem-macem ya sama kita! ngajak berantem lu….
Sahri : gue ga takut sama orang yang kerjaannya Cuma mabok-mabokan
dan ngeresahin masyarakat sini doang.
Dany : Maksud lu apa nih? ngajak ribut?
Sahri : gue bukan ngajak ribut,tapi gue Cuma mau ngasih tau kalian
jangan cuma mabok-mabokan doang!masyarakat sini tuh ga suka sama tingkah laku kalian.

Dengan penuh amarah Bang Iwan dan Dany pun menghajar Sahri hingga babak belur.

Dany : makanya…jadi anak jangan tengil! rasain lu..(sambil tertawa)
Sahri : ampuuuun……

Setelah puas menghajar Sahri,merekapun melepaskannya.Tak lama kemudian datanglah Rinaldi yang merasa iba melihat temannya babak-belur.

Asep : Woy,ada apa nih?
Bang Iwan : eh lu siapa? jangan ikut campur deh!
Dany : lu mau gue hajar juga?
Asep : sorry nih ya,gue bukannya mau ikut campur masalah kalian,tapi
gue mau bawa temen gue dari sini…
Dany : yaudah..bawa sana temen lu jauh-jauh,udah muak gue ngeliat
mukanya!

susu kuda lumping

hoooooy............
knalin donk nama gw dany wicaksono
skul d SMKN 5 JAKARTA yang biasa d sebut BONSER3!
PARAH BGT tu skolaan...ga ada yg bisa di banggain.